Nyobain mengunjungi gedung perpustakaan nasional yang baru

No Comments
Jika pada postingan blog saya tahun 2015 lalu saya pernah sedikit membahas tentang pengalaman saya mengunjungi perpustakaan nasional, kali ini saya akan (kembali) ingin membagikan pengalaman saya mengunjungi perpustakaan nasional tentu dengan nuansa yang berbeda dan baru itu karena perpustakaan nasional sudah memiliki gedung baru yang jauh lebih representatif dibandingkan gedung lama. Sedikit mengulas, pada tahun 2015 lalu saya sempat mengunjungi perpustakaan nasional yang bertempat di jl. Salemba (gedung lama) itu merupakan kunjungan pertama kalinya bagi saya ke perpustakaan nasional.

Foto: dokumen pribadi
Setelah 4 tahun lamanya sejak kunjungan pertama saya ke perpustakaan nasional, pada 2019 ini saya kembali menyempatkan diri untuk mengunjungi perpustakaan nasional yang bertempat di jl. Merdeka Selatan (gedung baru). Hingga sampai blog ini saya tulis kedua gedung perpustakaan tersebut masing buka tentu dengan fungsi & tugas yang tidak sama lagi. Untuk sekarang segala kegiatan kepustakawanan (membaca & meminjam buku) lebih cenderung berpusat di gedung barunya.

Foto: dokumen pribadi
Karena saya pernah mengunjungi kedua gedung ini, maka saya dapat membandingkan antara keduanya, yang paling saya kagum dari gedung baru perpustakaan nasional ini adalah desain eksterior dan interior dari gedung ini, bagaimana tidak jika dibandingkan dengan gedung lamanya yang bertempat di jl. Salemba, gedung baru ini lebih estetik dan enak dipandang oleh mata. Ini bisa kamu rasakan dari pertama kali menginjakkan kaki di depan pintu gerbang perpustakaan nasional yang jaraknya tidak jauh dari monumen nasional (Monas).

Lantai 21 - 22
Foto: dokumen pribadi
Pada pintu masuk kamu disambut oleh petugas keamanan yang memegang metal detektor untuk memeriksa barang yang kita bawa, untuk memastikan bahwa barang yang dibawa oleh pengunjung bukan barang berbahaya dan dilarang. Setelah melewati pintu masuk kamu akan langsung disuguhkan oleh pemandangan lukisan - lukisan serta barang yang kaya akan nilai seni yang dipajang di dinding - dinding. Sebagai bentuk ucapan selamat datang bagi para pengunjung.

BACA JUGA: kemeriahan hari konsumen nasional (HAKORNAS)

Jika kamu terus berjalan lurus, kamu akan langsung bisa masuk ke gedung utama perpustakaan nasional yang saat ini sudah berjumlah 24 lantai. Jauh lebih megang dan estetik dibandingkan dengan gedung lamanya, dilihat dari lokasi pun gedung baru lebih strategis di banding dengan lokasi gedung yang lama. Karena sangat berdekatan dengan monumen nasional yang notabene adalah tempat wisata, jadi jika kalian sudah lelah jalan - jalan di Monas kamu bisa beristirahat sambil membaca buku di gedung perpustakaan nasional ini loh.

Foto: dokumen pribadi

Jangan lupa jika ke perpustakaan nasional untuk membuat kartu member (keanggotaan) bagi kamu yang belum memilikinya, karena banyak keuntungan yang akan kamu dapatkan jika kamu memiliki kartu member perpustakaan tersebut. Selain bisa meminjam buku dengan kartu member, kamu juga bisa mengakses berbagai ebook, jurnal online nasional menggunakan nomor member kartu perpustakaan tersebut.

Ayoo,, perbanyak membaca buku karena buku merupakan jendela dunia dan juga gerbang menuju kesuksesan. Tidak ada orang yang cerdas tanpa membaca buku, jadikan membaca buku sebagai kebutuhan primer kamu selayaknya kamu membutuhkan makan makanan di setiap harinya.
Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar

Posting Komentar

putraseptiana.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti di atur dalam UU ITE

Toko Buku Online